Pembangunan Ekonomi Nasional berorientasi kepada kepentingan anggota koperasi :
Koperasi tampaknya belum mampu
memberikan warna bagi perekonomian nasional. Koperasi hanya dipahami sebagai
gagasan atau ideologi ekonomi, yang dalam praktiknya tidak menjadi dasar dalam
pembangunan ekonomi nasional. Keberadaan koperasi dalam sejarah perekonomian
nasional umumnya tidak muncul atas prakarsa pelaku ekonomi melainkan atas dasar
prakarsa penguasa. Terbukti bahwa hingga saat ini kelangsungan koperasi lebih
dikarenakan oleh adanya dukungan politik penguasa dengan berbagai macam
proteksi.
Umumnya koperasi tidak mampu
berkembang dengan baik seperti yang diharapkan. Sebab, sebagai badan usaha,
koperasi memikul beban sosial yang amat besar. Koperasi merupakan sebuah
idealisme ekonomi yang diperjuangkan oleh pendiri republik ini untuk mewujudkan
cita-cita keadilan sosial. Orientasi koperasi tidak sekadar untuk mencari
keuntungan dirinya sendiri secara kelembagaan, akan tetapi lebih mengutamakan
kepentingan ekonomi anggotanya.
sumber:http://perpustakaan.bappenas.go.id/lontar/file?file=digital/blob/F9511/Merekonstruksi%20Kembali-MI.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar