Minggu, 10 Januari 2021

Dampak Koperasi

 Pembangunan Ekonomi Nasional berorientasi kepada kepentingan anggota koperasi :

Koperasi tampaknya belum mampu memberikan warna bagi perekonomian nasional. Koperasi hanya dipahami sebagai gagasan atau ideologi ekonomi, yang dalam praktiknya tidak menjadi dasar dalam pembangunan ekonomi nasional. Keberadaan koperasi dalam sejarah perekonomian nasional umumnya tidak muncul atas prakarsa pelaku ekonomi melainkan atas dasar prakarsa penguasa. Terbukti bahwa hingga saat ini kelangsungan koperasi lebih dikarenakan oleh adanya dukungan politik penguasa dengan berbagai macam proteksi.

Pengembangan koperasi sejak masa Orde Lama hingga era reformasi saat ini tampaknya hanya sekadar formalitas untuk kepentingan politik penguasa semata. Sudah sejak lama koperasi kehilangan kepercayaan masyarakat akibat maraknya penyelewengan, penyalahgunaan wewenang, perselisihan, inefisiensi, dan pemborosan sehingga merugikan anggotanya.

Umumnya koperasi tidak mampu berkembang dengan baik seperti yang diharapkan. Sebab, sebagai badan usaha, koperasi memikul beban sosial yang amat besar. Koperasi merupakan sebuah idealisme ekonomi yang diperjuangkan oleh pendiri republik ini untuk mewujudkan cita-cita keadilan sosial. Orientasi koperasi tidak sekadar untuk mencari keuntungan dirinya sendiri secara kelembagaan, akan tetapi lebih mengutamakan kepentingan ekonomi anggotanya.

sumber:http://perpustakaan.bappenas.go.id/lontar/file?file=digital/blob/F9511/Merekonstruksi%20Kembali-MI.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dua Sahabatku

 Haii! Kenalin nama aku Novi Fairuz Malihah bisa dipanggil Novi. Aku punya sahabat yang sangat amat baik dan sudah aku anggap seperti keluar...